Bulan Cegah Kanker Serviks

 Latar belakang
  • Tingginya angka kejadian kanker serviks adalah karena rendahnya cakupan skrining – 70% kasus kanker serviks diketahui pada stadium lanjut. Hal ini disebabkan masih rendahnya pemahaman dan kesadaran masyarakat pada umumnya. Di satu pihak, hal ini menunjukkan kurangnya sistem dan upaya untuk mendorong kaum perempuan kebanyakan untuk memperhatikan kesehatan serviksnya (karena penyakit ini tidak bergejala), baik pemerintah (kebijakan publik), kaum profesi medis, media, ataupun unsur masyarakat yang lain.
  • Karenanya, masalah kanker serviks menjadi kewajiban kita bersama untuk mengatasinya.
  • Perhatian top level government sudah diberikan, “Gerakan Perempuan Melawan Kanker Serviks” telah dicanangkan pada 6 Oktober 2011 oleh Ibu Negara Hj. Ani Bambang Yudhoyono.
  • Sebagai kelanjutan dari gerakan ini, dalam rangka hari Ibu pada Desember 2011 hingga Januari 2012 telah dilaksanakan program: “Bulan Cegah Kanker Serviks” – penyediaan layanan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks gratis dengan IVA” di 52 Puskesmas, 3 Klinik YKI, dan 7 RSB Budi Kemuliaan di Jakarta.
  • Tahun 2013 ini “Bulan Cegah Kanker Serviks” dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kartini, dengan melakukan deteksi dini kanker serviks dengan IVA secara gratis pada:
    • –  Waktu pelaksanaan program: 29 April – 29 Mei 2013, pk. 08.00 – 12.00
    • –  Tempat penyedia layanan: 94 Puskesmas se-DKI Jakarta, 3 klinik YKI, 7 RSB Budi Kemuliaan, dan RS Kanker Dharmais
    • –  Target program: 9000 perempuan dapat diperiksa dengan IVA
  • Diharapkan pelaksanaan program ini dapat mempercepat pencapaian target yaitu 1,4 juta perempuan Jakarta terdeteksi dini kanker serviks pada tahun 2017 demimasyarakat DKI, khususnya kaum perempuan, yang lebih baik dan sehat.
  • Program ini merupakan sinergi dari berbagai institusi dan lembaga pemerintah: FcP (Female Cancer Program) FKUI RSCM, IPKASI (Inisiatif Pencegahan Kanker Serviks Indonesia), Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, PKK DKI, YKI Pusat dan YKI DKI, POGI DKI (Persatuan Obstetri Ginekologi Indonesia), HOGI (Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia), Kementerian Kesehatan- Direktorat Penyakit Tidak Menular, Lembaga Kesehatan Budi Kemuliaan, serta RS Kanker Dharmais.

 

  • Comments
10
  1. May 14, 2013 at 4:26 ambudi.wiweko - Reply

    POGI JAYA sangat mendukung program ini........

    Cancel
Leave a Reply

Leave a Reply

Reply to:

Skip to toolbar