Indonesian-Advance Labor And Risk Management Program (IN-ALARM)

Workshop IN-ALARM

Workshop IN-ALARM

 

IN-ALARM atau Indonesian-Advance Labor And Risk Management adalah suatu program sertifikasi yang wajib di ikuti oleh setiap dokter-dokter Obstetri dan Ginekologi. Dimana untuk mendapatkan sertifkasi tersebut, para dokter harus mengikuti kursus/workshop yang dilanjutkan dengan ujian (Praktek dan Tulis). Baru setelah peserta mengikuti ujian, para dokter akan langsung mengetahui hasilnya apakah yang dokter yang bersangkutan lulus dan mendapat sertifikasi, atau tidak lulus yang artinya dokter tersebut harus mengulang ujian tersebut.

 

Program IN-ALARM menggunakan standar ALARM International yang berpusat di Kanada. Dan telah disesuaikan dengan kebutuhan di Indonesia dengan tanpa menghilangkan prinsip-prinsip dasarnya bahwa dalam setiap penanganan klinik ada SOP, ada urutan kerja, ada standar pelayanan medik dan lainnya dikerjakan berdasarkan urutan kerja sehingga setiap penanganan klinik dikerjakan secara benar dan terstandar. Itulah tujuan dari Program IN-ALARM.

 

Program IN-ALARM sendiri dilaksanakan tidak hanya di Jakarta, tetapi sudah berjalan dan diwajibkan di seluruh cabang POGI. Dengan di dampingi oleh fasilitator pusat sebagai tim pembicara-pelatih workshop dan penguji sertifikasi.

 

Menurut Ketua IN-ALARM, dr. Christoffel L. Tobing, SpOG (K), IN-ALARM ini wajib diikuti oleh seluruh rekan sejahwat. Dengan harapan dalam setiap pekerjaannya, rekan sejahwat dapat bekerja dengan standarisasi yang baik. Hal ini berkaitan dengan kedaruratan-kedaruratan atau masalah yang terjadi sekitar kehamilan dan persalinan akan bermuara pada tingginya kematian maternal. Dan Indonesia merupakan penyumbang kematian ibu hamil bersalin paling besar di ASEAN. Itu adalah satu indikator suatu negara dalam suatu mutu pelayanan kesehatan reproduksi. Sehingga setiap dokter Obstetri dan Ginekologi memang harus dimampukan menangani masalah-masalah kedaruratan dan mempunya sertifikat ALARM yang tujuan akhirnya adalah demi keselamatan pasien itu sendiri dan menurunkan tingkat kematian maternal di Indonesia.

 

dr. Christoffel L. Tobing, SpOG (K)

dr. Christoffel L. Tobing, SpOG (K)

“Dalam ALARM kita coba memilah masalah-masalah selama proses labor (persalinan) terjadi, ada resiko-resiko yang harusnya di identifikasi & ditangani, sehingga hasil akhir dari penanganan itu akan optimal. Hal seperti itulah hal-hal yang kita bahas di dalam IN-ALARM ini.” Lanjut dr. Christoffel.

 

IN-ALARM POGI JAYA

IN-ALARM POGI JAYA

Program IN-ALARM ini dilakukan setiap 5 tahun, disesuaikan dengan masa berlaku sertifikasi ALARM yang hanya 5 tahun. Hal ini dikarenakan bahan-bahan yang diberikan terus berkembang sesuai dengan perubahan-perubahan yang terjadi dalam bidang kesehatan reproduksi.

 

Dengan adanya program IN-ALARM, masyarakat umum diharapkan dapat mengerti bahwa dokter-dokter Obstetri dan Ginekologi di Indonesia ini memang telah di persiapkan baik secara mutu standarisasi maupun mental yang selalu dievaluasi ulang sertifikasinya setiap 5 tahun melalu program IN-ALARM ini.

  • Comments
Leave a Reply

Leave a Reply

Reply to:

Skip to toolbar