Tinggi Peminat Dokter SpOG di POGI Jaya Campus

Sebanyak 200 dokter kebidanan dan kandungan atau dokter Spesialis Obstetri & Ginekologi (SpOG) mengikuti kegiatan POGI Jaya Campus yang diselenggarakan oleh pengurus Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia Cabang Jakarta (POGI Jaya). Padahal, menurut Ketua Panitia Penyelenggara POGI Jaya Campus, dr. Boy Abidin, SpOG (K), rencana kegiatan tersebut baru siarkan melalui pesan berantai WhatsApp, hanya selama tiga hari.

“Kami tidak membuat pengumuman secara resmi, seperti membuat poster, spanduk, atau lainnya. Kami hanya mem-blast melalui WhatsApp, dan ternyata tidak sampai tiga hari sudah penuh. Jadi memang kami batasi karena sifatnya workshop,” ujar dr. Boy di Gedung IMERI FKUI, Salemba, Jakarta, Minggu (26/2/2017).

Sebanyak 200 peserta tersebut memang didominasi oleh anggota POGI Jaya sendiri, namun sekitar 10 persen adalah non POGI Jaya, seperti berasal dari Cirebon dan daerah lainnya. Peserta dari luar POGI Jaya diharuskan membayar biaya keikutsertaan sebesar Rp 3,5 juta, sementara anggota POGI Jaya sendiri hanya membayar sebesar Rp 500 ribu per orang.

Beberapa tema menarik dalam kegiatan bertajuk Seminar & Workshop atau kursus selama tiga hari ini juga disinyalir menjadi daya tarik utama para dokter SpOG. Adapun kegiatan POGI Jaya Campus yang perdana ini terdiri dari In-Alarm, Kursus Dasar USG, kemudian Onkologi mengenai Manajemen Terkini Infeksi HPV dan Lesi Pra Kanker Serviks dan Endokrin mengenai Stimulasi Ovarium dan Inseminasi Intra Uterin, serta Obginsos mengenai Kode Etik dan Peran Obgin dalam Audit Maternal Perinatal.

“Sebenarnya ada satu lagi dari Uroginekologi, tapi karena persiapan kita terlalu mepet, hanya 1,5 bulan. Sementara dari sisi Urogin persiapannya harus lebih lama lagi, sehingga mungkin di gelombang berikutnya Urogin akan kami ikutsertakan,” terang dr Boy.

Adapun panitia penyelenggara menghadirkan sebanyak 35 fasilitator, temasuk instruktur dan narasumber dalam kegiatan selama tiga hari tersebut. Diantaranya dari POKJA USG, POKJA In-Alarm, HIFERI Jaya, HOGI Jaya, HUGI Jaya, dan HOGSI Jaya.

Selanjutnya, sambung dr. Boy, bagi peserta yang dinyatakan lulus dalam kegiatan pertama ini diharapkan untuk mengikuti POGI Jaya Campus kedua yang direncanakan akan diadakan pada September mendatang sebagai tahap lanjutan. “Jadi peserta-peserta yang ikut hari ini nanti akan berlanjut dengan yang kita sebut Edu-Train. Seperti USG, setelah mendapatkan sertifikat keikutsertaan, nanti ada sertifikat kompetensi. Demikian juga dengan Endokrin yang nantinya lebih diperdalam lagi terhadap kasus-kasus Endokrin. Peserta kali ini juga nanti kita akan prioritaskan untuk mengikuti kegiatan-kegiatan ilmiah lainnya,” katanya.

Dokter Boy berharap agar kegiatan ini juga dapat meningkatakan ‘friendly’ di samping kemampuan dan profesionalitas para dokter spesial tersebut. Adapaun friendly yang dimaksud juga menjadi salah satu spirit POGI Jaya dalam mengembangkan dan menjalankan roda organisasi tersebut. [pio]

This slideshow requires JavaScript.

  • Comments
Leave a Reply

Leave a Reply

Reply to:

Skip to toolbar