Round Table Discussion “Tips dan Trick About PCOS”

 

Round Table Discussion Siang klinik POGI JAYA KOMISIORAT JAKARTA UTARA kali ini di gelar dengan tema “ Tips & Tric Penanganan & Diagnosa terkini PCOS. Siang klinik kali ini bekerjasama dengan RS Grand Family di dukung oleh DEXA MEDICA sebagai penyelenggara acara RTD yang di adakan di Hotel Holiday INN Kemayoran, Jumat (24/03).

Maksud dan tujuan dari acara yang bertemakan “ Tips & Trick Penanganan & Diagnosa terkini PCOS ini adalah “sebagai bekal praktik di keseharian para rekan rekan POGI JAYA dan juga lebih spesifik lagi dalam rangka pencegahan dan mengurangi tingkat tuntutan pasien, sebagaimana goal dari POGI Jaya yaitu ZERO tuntutan untuk kedepannya, dan juga penting dengan adanya acara ini semakin mengenal satu sama lain sesama rekan rekan POGI, karena erat kaitannya dengan visi dan misi yang kita bawa. Terang sambutan dari ketua KOMISARIAT POGI JAYA wilayah Jakarta Utara dr. Yanto Kusnawara, SpOG.

Dalam sambutan ketua POGI JAYA Dr.dr.Budi Wiweko, SpOG (K), MPH menyampaikan “siang klinik atau pertemuan tiap wilayah komisariat, tidak bosan-bosan kita sampaikan, kita berupaya terus dalam merapatkan barisan dalam berkomunikasi dan pentingnya silaturahmi. Mengingat keanggotaan dalam tubuh POGI sendiri mencapai 780 anggota dan kita harapkan dengan adanya acara-acara ini kita bisa saling bersilaturahmi”.

Ketua POGI JAYA juga menyampaikan tentang program Jakarta Reproduksi Sehat. “program ini sudah launch di web POGI JAYA, asuhan kehamilan & persalinan, cegah kanker serviks dan kesehatan reproduksi. Tujuannya adalah bagaimana kita mampu menekan angka kematian ibu & bayi dan juga meningkatkan kesehatan peroduksi dan juga mencegah kanker serviks. Pilot project ini akan kita kerjakan di 19 RSUK. Dan juga, kami sedang mendevelop apps Jakarta reproduksi sehat, yang dimana program ini adalah tempat komunikasi dokter dengan pasien, pasien & pasien dan sesama anggota POGI JAYA. Awal bulan Mei sebelum puasa kegiatan ini kita harapkan sudah bisa berjalan.

Dalam paparan tentang upaya mencegah terjadinya sengketa medik pembahasan yang di sampaikan oleh dr. mutia menjelaskan, pentingnya diagnosis treatment yaitu, menggali apa gejala pasien dan juga apa jenis penyakit pasien. “Diagnosis itu tidak hanya sekali pertemuan, harus berkali kali, tapi kita memberikan kenyamanan kepada si pasien.

“Apakah upaya medik selalu menghasilkan kesembuhan? belum tentu, karena selalu ada KTD (kejadian tidak diinginkan, dan ini yang sering kali menjadi sumber sengketa medik, dan juga kejadian yg berlawanan dengan harapan dan hal itu lebih disebabkan oleh interfensi medik daripada penyakit itu sendiri makanan atau kecelakaan itu yang di sebut oleh KTD. Intinya medical error bisa terjadi pada tahapan decision atau pada saat execution , jadi waktu kita menetapkan penetapannya atau pada saat pelaksanaan dan juga bisa terjadi saat nursing error pada saat perawatanya. Dan juga faktor penyebab complain ini tergantung pada pasiennya juga ada pasien yang merasa penjelasan yang tidak di mengerti dan juga belum tentu pasien menangkap pengertian seperti apa yang kita maksud. Maka di sini pentingnya peran asisten, karena berperan sebagai saksi atas semua penjelasan yang dokter sampaikan kepada pasien”.

RS Grand Family yang bekerja sama dengan POGI JAYA pada kesempatan kali ini memperkenalkan layanan terpadu yang akan launching adalah program K-Clinic adalah fokus pada pelayanan tentang reproduksi yang juga bekerjasama sama dengan rekan rekan dokter salah satunya dr. ferdi sebagai ketua klinik. Dan dengan adanya program ini semakin meningkatkan kerjasama yang berkesinambungan antara RS Grand Family dengan Rekan rekan POGI JAYA.

This slideshow requires JavaScript.

  • Comments
Leave a Reply

Leave a Reply

Reply to:

Skip to toolbar