Round Table Discussion POGI JAYA Wilayah Komisariat Cibubur

 

RTD POGI JAYA kembali di gelar, pada kesempatan kali ini komisariat wilayah cibubur untuk pertama kalinya mendapat kesempatan untuk menjadi tuan rumah round table discussion sebagai salah satu kegiatan rutin dari POGI JAYA dalam rangka edukasi, informasi dan juga tentunya untuk mempererat tali silaturahmi antar rekan sejawat sesama profesi. RTD kali ini berlangsung di Hotel Ciputra Cibubur 19 Juni 2017.

RTD di buka dengan sambutan dari ketua Komisariat Wilayah Cibubur dr. Frederico Patria, SpOG. Dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih untuk para rekan sejawat semua yang telah meluangkan waktu untuk datang ke acara RTD pertemuan POGI JAYA Komisariat wilayah Cibubur – Cileungsi.

“Saya sebutnya C2 (Cibubur-Cileungsi) komisariat C2 ini sendiri baru, karena memang sesuai permintaan oleh ketua Pogi Jaya agar di bentuk komisariat sendiri untuk wilayah cibubur-cileungsi, mengingat bahwa ternyata obgin-obgin di daerah C2 ini cukup banyak”. Tutur dokter yang akrab disapa dr. Rico ini.

Setelah sambutannya dr. Rico mempersilahkan ketua POGI JAYA Dr.dr Budi Wiweko, SpOG (K), Mph untuk langsung memberikan sambutan , “ alhamdulilah kita bisa berkumpul bersama di komisariat Cibubur – Cileungsi yang termasuk komisariat hasil pemekaran pogi jaya yang sekarang menjadi 10 komisariat, yang juga bersama-sama komisariat Cibubur yaitu komisariat Cikarang yang sudah kita laksanakan kegiatannya bulan lalu dan ada juga Jakarta Selatan 2 yang terakhir sudah membentuk komisariatnya sendiri “.

“Mengapa kita lebarkan menjadi 10 komisariat, kita beranggapan semakin kita banyak tetunya teman-teman semua akan menjadi anggota komisariat berbasiskan dimana tempat teman-teman berpraktik yang menjadi tempat praktik utama, dan semakin banyak berkomunikasi dan koordinasi sesama komisariat, diharapakan semakin meningkatkan keterikatan. Tentu jika komunikasi dan koordinasi sudah berjalan dengan baik diharapkan organisasi ini benar benar mampu memfasilitasi kebutuhan anggotanya” ungkap Dr. Iko.

Selama hampir 1 tahun POGI JAYA telah membentuk dan juga menggelar kegiatan edukasi dan silaturahmi di hampir seluruh komisariat. Total anggota Pogi Jaya sendiri telah mencapai 797 anggota dan sejak di berlakukan moratorium menyusul pepres No. 4 2017 tentang wajib kerja dokter spesialis PPDS, saat ini pertumbuhan anggota pogi jaya relatif terkontrol dan bisa di ketahui siapa saja anggota baru dan berpraktek dimana, itu sebagai salah satu keunggulan adanya organisasi kedokteran ini. Dan juga Pogi Jaya sebagai organisasi bertugas untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi. Terlebih juga sebagai organisasi dapat membantu para rekan-rekan jika menghadapi suatu masalah, karena memang sesuai terget dari Pogi Jaya itu sendiri yaitu Zero aduan.

Setelah sambutannya Dr. Iko melanjutkan dengan paparan bertema “Scientific Evidence Update To Ensure Successful Pregnancy ” dan beberapa contoh kasus untuk menjadi bahan diskusi pada round table discussion kali ini.

Setelah paparan dan disuksi, acara di sambung dengan buka puasa bersama para rekan sejawat Pogi Jaya. [LS]

 

 

 

 

 

 

  • Comments
Leave a Reply

Leave a Reply

Reply to:

Skip to toolbar