Malam Klinik Komisariat Jaksel I dan II

Malam Klinik Pogi Jaya, kembali di gelar , kali ini bersama Komisariat wilayah Jakarta selatan 1 & 2 , bertempat di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel Minggu, 10 September 2017. Malam klinik di hadiri oleh para rekan sejawat Pogi Jaya , anggota komisariat wilayah jakarta selatan 1&2 , ketua komisariat Jakarta selatan dr. Bramundito, SpOG & dr. Anthonius Budi Marjono, SpOG dan juga ketua Pogi Jaya Dr.dr. Budi Wiweko , SpOG (K), MPH.

Acara di buka dengan sambutan dari ketua komisariat wilayah Jakarta Selatan dr. Anthonius Budi Marjono, SpOG, “ Karena wilayah yang cukup luas , wilayah administratif di bagi menjadi 2, Jakarta selatan yang lebih dekat ke pusat Pejaten, Kemang, Mampang, Tebet dan Pasar minggu di jadikan wilayah administratif sendiri, namun secara silaturahmi berkumpul dalam acara kesejawatan tetap bersama sama untuk berdiskusi dan belajar ” .

MK-SHERATON-2017-(17)Malam klinik kali atau acara komisariat ini adalah kegiatan yang ke- 12, sudah hampir semua wilayah di adakan kegiatan komisariat, malam klinik ataupun siang klinik yang secara rutin di adakan sebagai forum silaturahmi rekan sejawat dan juga wadah edukasi dan kolaborasi.

“ Forum seperti ini adalah forum yang sangat ideal, untuk mengenal dan sharing, bahkan di Jakarta Barat beberapa minggu yang lalu kita mengadakan gathering , khusus untuk komisariat Jakarta Barat dimana acara ini untuk saling menganal antar rekan sejawat dan juga para keluarga “ ungkap sambutan dari ketua Pogi Jaya Dr.dr. Budi Wiweko, SpOG (K) MPH.

“ Hal in sangat penting karena sesuai misi kita terkait kesejawatan, profesionalisme, edukasi dan kolaborasi itu 4 pilar pogi jaya yang selalu kita ingatkan dalam acara komisariat “ . Jelas dr. Iko.

Dalam malam klinik kali ini di sampaikan beberapa informasi terkini , hal mengenai WKDS (wajib kerja dokter spesialis). Sesuai dengan perpres no. 4 th 2016 mengenai wajib kerja dokter spesialis maka DKI jakarta dengan Kep. Riau menjadi salah satu regional binaan untuk FKUI. Pem.prov DKI sudah mengusulkan pada komite WKDS untuk mengajukan beberapa RS. tipe D menjadi daerah WKDS untuk teman – teman dari SpOG, Obgin, Penyakit dalam , Anak, Anastesi dan juga Bedah .

“ Dari tim komisariat sudah ikut tim visitasi yg nantinya akan memberikan masukan pada komite WKDS apakah RS umum kecamatan atau RSUD tipe d ini layak untuk jadi tempat WKDS, beberapa persyaratan tentu sudah kita nilai secara objective mulai dari fasilitas, kamar operasi, keberadaan spesialis, jumlah kunjungan, jumlah persalinan, jumlah tindakan pembedahan, kemampuan pemerintah provinsi dalam membayar tunda insentive, ketersediaan rumah dinas dan mobil dinas untuk dokter “ .” Kita sudah memberikan penilaian yang objective, nantinya komite WKDS yang menentukan apakah RSUD tersebut bisa menjadi pilihan tempat WKDS bagi adik – adik kita yg baru lulus menjadi dokter spesialis yg akan selama 1 tahun bekerja sebagai dokter wajib kerja dokter spesialis “ .terang ketua Pogi Jaya.

Yang juga menjadi hal penting dalam diskusi kali ini adalah pembahasan dan juga edukasi bagaimana mencegah sengketa medik yang di sampaikan oleh Dr. Raditya Wratsangka, SpOG sebagai ketua bidang Advokasi dan Pengayoman Pogi Jaya yang mengangkat beberapa isu isu penting yang tentunya menjadi bekal para rekan sejawat berpraktik .[LS]

 

  • Comments
Leave a Reply

Leave a Reply

Reply to:

Skip to toolbar