Siang Klinik Komisariat Bekasi

Siang klinik Pogi Jaya, pada kesempatan kali ini komisariat wilayah Bekasi bertindak sebagai tuan rumah diskusi para rekan sejawat pogi yang bertempat di Harris Summarecon Hotel Bekasi, Jumat – 29 September 2017.

Acara di hadiri oleh para rekan sejawat dari komisariat wilayah Bekasi, hadir ketua komisariat wilayah Bekasi dr. Yudianto Budi Suroyo, SpOG (K) , ketua Pogi Jaya Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG (K), MPH. Ketua bidang Profesionalisme dan Kesejawatan Dr. Nina Martina Somad , SpOG dan para senior juga turut hadir dalam kesempatan kali ini.

Acara di mulai dengan sambutan dari ketua komisariat wilayah Bekasi yang menyampaikan ucapan terima kasih bagi para rekan sejawat yang meluangkan waktunya untuk hadir “Ini adalah kali kedua siang klinik di adakan di komisariat wilayah Bekasi dan sesuai kesepakatan kita buat di hari jumat, kita pilih topik yang populer dan tapi tidak terlalu berat dan bisa kita aplikasikan dengan praktik kita“ .

“Beberapa hal penting yang menjadi bahasan siang klinik kali ini salah satunya mengenai kewilayahan dan juga beberapa hal atau berita tentang keorganisasian lainnya yang bisa di sampaikan oleh ketua Pogi Jaya dan nanti bisa kami ikuti “ terang dr. Yudianto Budi Suroyo, SpoG.

SK-HARRIS-BEKASI-2017-(19)Di sambung oleh sambutan dari ketua Pogi Jaya “Menyambung dr. yudianto tadi, hal terkait organisasi wacana dari rapat kita untuk menyempurnakan bentuk organisasi PB Pogi menyerupai PB IDI yang mempunyai IDI cabang dan IDI wilayah, di pogi kita memiliki ke khasan tersendiri karena cabang bisa di bentuk atas nama propinsi atau atas nama prodi, kalau di satu daerah ada program pendidikan dokter spesialis dia boleh buka cabang“. Ungakap dr. Iko

Untuk Jakarta sendiri berdasarakan SK PB Pogi pada th 2007 kesepakatannya adalah pogi jaya mengikuti wilayah kerja Polda Metropolitan, sehingga berdasarkan konsensus dan aturan PB wilayah Bekasi dan Depok masuk cabang Jakarta.

Dr. iko menambahkan “Namun hal ini masih sangat terbuka untuk diskusi, dan bisa kita diskusikan dan di selesaikan di kongres, kita tetap dengan peraturan organisasi yang sekarang atau nanti bisa berubah mengikuti PB IDI “

Dalam sambutannya ketua Pogi Jaya juga menyampaikan, bersamaan dengan dinas kesehatan Jakarta & BPJS melihat dan mencoba mengevaluasi berapa besar tindakan Section Caesarean di wilayah Jakarta dan hasilnya sekitar 80% dari semua total persalinan di semua tipe rumas sakit. Dan ini menjadi hal penting yang akan di diskusikan dengan para direktur rumah sakit nantinya bagaimana kita mengkaji PPK, dan juga kita meng-Advokasi kepentingan dari BPJS. [LS]

 

  • Comments
Leave a Reply

Leave a Reply

Reply to:

Skip to toolbar