Round Table Discussion: Distribusi Anggota POGIJAYA

Banyaknya anggota POGI Jaya tidak disertai oleh penyebaran penempatan anggotanya secara merata. Hal inilah yang saat ini sedang menjadi perhatian khusus bagi POGI. Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Kementerian Kesehatan, POGI Jaya berupaya untuk mulai menyalurkan anggota-anggotanya secara merata di setiap daerah. “Dan pendistribusian anggota POGI Jaya ini akan menjadi salah satu topik bahasan pada RTD (Round Table Discussion) siang hari ini.” Ucap Ketua Komisariat Wilayah Jakarta Utara, dr. Okky Sofyan, SpOG. dalam sambutannya pada RTD hari ini bersama POGI Jaya Komisariat Jakarta Utara yang bertempat di Penang Bistro Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tak lupa juga beliau mengucapkan terima kasih kepada pihak sponsor yang telah membantu terselenggaranya acara hari ini.

“Jangan pernah praktek di Rumah Sakit kalau tidak ada SIP. Bulan lalu terpaksa harus memperketat SIP dari rekan sejahwat karena bermasalah. Walau maksudnya baik untuk menolong, itu tidak cukup. Jadi sekali lagi, tolong SIP.” Wanti-wanti dr. Frizar dalam pembukan RDT hari ini kepada seluruh rekan sejahwat yang hadir. “Saya sudah berkoordinasi juga dengan IRSJAM, salah satunya tentang memberikan kerja kepada dokter yang belum ada STR dan SIP. Bukan setelah bekerja sekian tahun baru mendaftar untuk menjadi anggota. Padahal POGI Jaya saat ini tertutup untuk anggota baru, KECUALI untuk POLRI, TNI, atau Staff Pengajar” Tambah beliau. “Acara ini juga saya jadikan sebagai sarana silaturahmi para rekan sejahwat. Dan jangan lupa untuk sering-sering membuat acara non-formal agar silaturahmi antar teman-teman sejahwat makin erat.” Ingat dr. Frizar pada akhir kata sambutannya.

“Saya akan menyampaikan apa yang saat ini sudah menjadi program POGI Jaya, yaitu mengenai distribusi anggota, moratorium dan penyusunan regulasi untuk penerimaan anggota baru POGI Jaya. Kalau kita lihat, ini adalah distribusi anggota POGI Jaya di 7 Komisariat.” Lanjut dr. Iko dalam presentasinya. “Yang menjadi acuan kebutuhan SpOG peraturan Kementerian Kesehatan adalah rasio. 6 Dokter SpOG untuk melayani 100.000 penduduk. Sampai saat ini kita mempunyai 740 anggota dan kalau dihitung rasio, kita kelebihan. Sehingga kalau jumlah rasionya dihitung dari 7 komisariat, rasionya lebih dari 6. Jadi oleh karena itu, Kementerian Kesehatan minta POGI Jaya untuk mengevaluasi apakah sudah terpenuhi kebutuhan Obgin di wilayah kerja POGI Jaya. Walau kalau dihitung dari kebutuhan Rumah Sakit, sampai saat ini tidak diketahui dengan pasti angka ideal seorang dokter melayani berapa pemduduk.”

“Kemudian kebutuhan Obgin dari 30 Cabang POGI rasionya dibawah 6 kecuali Solo dan Jakarta. Jadi berdasarkan data ini, kita melakukan moratorium atau pembekuan sementara penerimaan anggota baru POGI Jaya. Kita sudah berdiskusi dengan Dinas Kesehatan DKI, IDI wilayah DKI, IRSJAM, dan FKUI untuk merumuskan syarat-syarat penerimaan anggota baru POGI Jaya akan seperti ini.” Tunjuk dr. Budi pada slide presentasi. “Kemudian sudah beberapa hari Dinas Kesehatan DKI berkoordinasi dengan POGI Jaya tentang kebutuhan Obgin di 15 Puskesmas yang akan naik status menjadi Rumah Sakit tipe D. Kita sudah diskusikan bersama ini sudah menjadi program kerja Pemda DKI, FKUI, dan POGI Jaya. Oleh karena itu rekriutmennya adalah rekrutan bersama Dinkes, FKUI dan POGI Jaya pada 15 Puskesmas. Dan jelas targetnya adalah menurunkan angka kematian Ibu melahirkan di DKI. Dan program ini akan diawasi langsung oleh POGI Jaya sekaligus FKUI.”

“yang terakhir yang sedang kita kerjakan adalah Advokasi kepada Pemda untuk penempatan SpOG di DKI, dan kita sudah melakukan koordinasi dengan POGI Bandung dam POGI Serang. Untuk moratorium anggota juga sudah disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan dan Ketua PB POGI kepada Menteri Kesehatan. Dan Menteri Kesehatan pun menyambut baik.” Tutup dr. Budi pada presentasi tentang pendistribusian anggota pada RTD siang hari ini. Setelah itu acara dilanjutkan dengan Sesi Ilmiah dan Seesi Diskusi kemudian RTD POGI Jaya Komisariat Wilayah Jakarta Utara ini ditutup dengan foto bersama 30 lebih rekan sejahwat yang telah hadir siang hari ini.

This slideshow requires JavaScript.

  • Comments
10
  1. June 24, 2016 at 2:14 pmYoselyn Orlando - Reply

    Selamat siang Dok, Saya ingin menanyakan, apakah bekasi termasuk wilayah POGI Jaya atau POGI Jawa Barat? Terima kasih Dok

    Cancel
Leave a Reply

Leave a Reply

Reply to:

Skip to toolbar