POGI JAYA komisariat Jakarta Timur kembali berkumpul dalam acara Komisariat POGI JAYA yang diselenggarakan pada hari Jumat, 10 Februari 2017, bertempat di ruang Dosarta 1, Hotel Best Western The Hive, Jakarta Timur.

Acara dibuka dengan sambutan dari dr.Nurhidayat Kusuma SpOG selaku ketua komisariat Jakarta Timur.

Dalam sambutannya siang ini, beliau membahas perihal acara kesejawatan pengurus POGI JAYA yang sudah dilaksanakan.

Selain itu beliau juga mengingatkan kepada para anggota POGI JAYA akan tantangan yang dihadapi mendatang mengingat adanya Masyarakat Ekonomi Asean ( MEA ) dimana, tidak menutup kemungkinan banyak dokter asing yang akan masuk ke Indonesia. Untuk itu, jangan sampai dokter local tersingkir di “kandang” sendiri.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua POGI JAYA, Dr.dr. Budi Wiweko,SpOG(K).

Disini, beliau memaparkan kembali focus program kerja POGI JAYA, yakni :

  • POGI JAYA bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam program Jakarta Reproduksi Sehat ( JAKPROS ) yang diharapkan, dapat mendapat Jaminan Kesehatan Nasional
  • Komunikasi yang baik antar sejawat
  • Kepedulian antar anggota POGI JAYA
  • Profesionalisme

Beliau juga mengharapkan untuk anggota POGI JAYA dapat mengikuti workshop yang akan diadakan pada tanggal 24-26 Februari 2017 di kampus FKUI, dimana acara ini merupakan salah satu peningkatan program kerja POGI JAYA dalam bidang peningkatan profesionalisme.

Acara berlanjut dalam pemaparan ilmiah dengan tema : BV & Obstetric Complications yang dibawakan oleh dr.Luky Satria Marwali,SpOG. Beliau menuturkan bahwa BV di Indonesia masih cukup tinggi terkait resistensi karena pasien mengobati sendiri padahal pasien sendiri tidak mempunyai pengetahuan yang cukup dalam pengobatan BV.

Dr.Frederico Patria,SpOG membawakan materi penggunaan pil kontrasepsi yang dianjurkan serta cara kerja pil kontrasepsi mengurangi abnormal bleeding.

Pemaparan ilmiah dilanjut sesi Tanya jawab, yang cukup menarik dari Dr. Chairil, SpOG dari Klender :

  • Pertanyaan : dari banyaknya jenis pil kontrasepsi, manakah yang lebih baik dalam mengobati abnormal bleeding ?

Jawaban     : semua pil kontrasepsi sama baiknya dalam mengobati abnormal bleeding.

  • Apakah benar bahwa selama ini kita dengar pil kontrasepsi selalu dikaitkan dengan resiko breast cancer ?

Jawaban : tidak semua. Yang lebih beresiko dengan breast cancer adalah Progestin. Sehingga harus berhati hati dalam pemilihan Progestin. Untuk lebih aman, pilihlah yang non anorganik.

Berlanjut acara siang ini diakhiri dengan sambutan singkat oleh dr.Okky Sofyan,SpOG. Beliau ada menyampaikan beberapa point yang diharapkan bisa dilaksanakan oleh setiap anggota POGI JAYA, diantaranya :

  • Bagi setiap anggota POGI JAYA diharapkan punya komunikasi yang baik dengan pasien
  • Menjelaskan kepada pasien dengan baik dan sedetail mungkin
  • Agar tidak tergesa gesa melakukan tindakan yang berkaitan dengan pengobatan pasien
  • Know your knowledge. Maksudnya disini adalah, agar setiap anggota bertindak sesuai dengan pengetahuan yang dimiliki dan diwajibkan untuk berkonsultasi apabila menemui hal yang diluar pengetahuannya kepada anggota yang lain untuk menghindari adanya klaim dari pasien
  • Dalam pemberian resep, pastikan untuk memeriksa kembali nama obat, dosis obat dan tanggal kadaluarsa obat