POGI Jaya kembali mengadakan pertemuan dengan POGI Jaya Komisariat Wilayah Depok, Jumat siang tadi. Acara pertemuan hari ini diadakan di Yudhistira Meeting Room lantai 2, Hotel Santika Depok.

DSC_2376

dr. Sofani Munzila, SpOG

Acara sejatinya dibuka oleh sambutan dari dr. Mutia Prayanti E, SpOG Ketua Komisariat Wilayah Depok. Namun dikarenakan ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan, beliau ijin untuk tidak hadir dalam pertemuan kali ini. Sambutan pun diwakilkan oleh Wakil Ketua Komisariat Depok, dr. Sofani Munzila, SpOG.

DSC_2380

dr. Frizar Irmansyah, SpOG (K)

Kemudian sambutan dari Ketua POGI Jaya, dr. Frizar Irmansyah, SpOG (K). Pada sambutannya, selain membicarakan agenda pertemuan hari ini tentang PAPA, beliau juga membicarakan tentang agenda kegiatan POGI Jaya yang akan dilaksanakan seperti Family Gathering, dan juga akan diterbitkannya kartu anggota POGI Jaya yang bekerja sama dengan Bank Mandiri pada bulan Juni mendatang. Dr. Frizar juga mengingatkan kembali kepada rekan sejahwat tentang saksi ahli. “Setiap anggota POGI Jaya yang diminta menjadi saksi ahli MKDKI, harus berkoordinasi dengan kita..” terang beliau.

Setelah sambutan dari dr. Frizar, acara dilanjutkan sesi organisasi yang pada kali ini membahas tentang Perkembangan PAPA POGI Jaya yang di presentasikan oleh, dr. Ari Kusuma Januarto, SpOG.

DSC_2396

dr. Ari Kusuma Januarto, SpOG

Dalam penjelasan dr. Ari, PAPA adalah upaya organisasi dengan dukungan anggotanya, untuk melakukan advokasi dan pengayoman untuk anggota yang sedang mendapat masalah medikolegal. “Dalam mengambil keputusan, organiasi selalu bersikap netral, tidak berpihak dan selalu berpegang pada sikap profesional dalam melindungi kepentingan anggotanya”.  Terang dr. Ari. Beliau juga menjelaskan mengapa PAPA diperlukan, siapa saja yang wajib mengikuti PAPA, dan keuntungan PAPA.

Dr. Ari melanjutkan, “ Tujuan PAPA adalah untuk:

  1. Melakukan pengayoman dan advokasi bagi semua anggota POGI Jaya
  2. Menumbuhkan kebersamaan dan solidaritas antar sesama anggota
  3. Memberikan dukungan pendanaan dan tenaga ahli sebagai konsekuensi yang timbul dari penyelesaian kasus medikolegal
  4. Dukungan pendanaan dan tenaga ahli disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan yang ada.”
2

Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG (K)

Selesai presentasi dari dr. Ari Kusuma Januarto, SpOG, acara langsung dilanjutkan ke sesi ilmiah tentang “Dienogest – The New Way Out of The Endometriosis.” Yang di presentasikan oleh Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG (K). Beliau menerangkan tentang struktur dan mekanisme kerja dienogest, perkembangan dienogest, sifat dienogest berdasarkan strukturnya, dan terakhir adalah take home messages, yaitu:

  1. Dienogest merupakan progestin yang menjanjikan untuk digunakan dalam penanganan endometriosis karena:
    1. Menekan sitokin pro-inflamasi dan angiogenesis.
    2. Menghambat enzim aromatase dan siklo-oksigenase
    3. Up-regulasi reseptor progesteron
  1. Dienogest aman digunakan dalam jangka panjang karena mempertahankan kadar estradiol 30-60 pg/ml.
  1. Dienogest merupakan alternatif pilihan dalam penanganan perdarahan haid banyak karena memiliki efek menekan MMPs dan siklo-oksigenase.

 

Setelah presentasi organisasi dan acara ilmiah selesai, acara berlanjut memasuki sesi diskusi, sebelum akhirnya acara Pertemuan Komisariat Depok hari ini, 28 Maret 2014, ditutup oleh dr. Sofani dengan ucapan terima kasih kepada rekan sejahwat yang telah hadir pada acara kali ini.