Jakarta – Masih dalam event road show, POGI Jaya kembali mengadakan pertemuan. Pada hari ini, Jumat 5 Juli 2013, POGI Jaya mengadakan pertemuan dengan Komisariat Wilayah Jakarta Timur. Acara dengan topic “Tatacara Pengisian Log Book Online” ini dimulai pukul 13.00 seperti biasa diawali dengan registrasi dan makan siang.

 

DSC_9961

Pada pukul 13.30, acara dibuka oleh sambutan dari Ketua Komisariat Wilayah Jakarta Timur yaitu dr. Nurhidayat Kusuma, SpOG (K). Dalam sambutan singkatnya, beliau memberitahukan beberapa hal yang berhubungan tentang Komisariat Wilayah Jakarta Timur. Seperti kantor Komisariat, struktur kepengurusan, dan rencana kegiatan Komisariat Wilayah Jakarta Timur. Dan sebagai penutup sambutan, beliau mengucapkan sebuah motto, “Tak kenal maka tak sayang” sebagai gambaran pentingnya silaturahmi dengan sesame rekan sejahwat.

 

DSC_9966

Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua POGI Jaya, dr. Frizar Irmansyah, SpOG (K). Dalam sambutannya dr. Frizar menjelaskan beberapa hal seperti misalnya praktek lintas batas, website POGI Jaya dan aplikasi LogBook P2KB.

Masih dalam sambutannya, beliau juga mengingatkan rekan sejahwat untuk lebih berhati-hati saat menjalankan tugasnya. “karena banyak sekali pasien yang mulai kritis… hal ini sebenarnya dikarenakan kurangnya komunikasi…” lanjut beliau.

 

DSC_0029

Setelah sambutan dari dr. Nurhidayat Kusuma, SpOG (K) dan dr. Frizar Irmansyah, SpOG, acara memasuki topik “Mengupas Pentingnya PAPA & Alur Penanganan kasus bermasalah” yang dipresentasikan oleh dr. Ari Kusuma Januarto, SpOG. Dalam Presentasinya beliau menjelaskan point-point penting tentang PAPA, seperti apa itu PAPA, mengapa perlu PAPA, alur tatalaksana suatu kasus, serta kelebihan dan kelebihan Pasal-pasal dalam MK DKI.

Dr. Ari menjelaskan, sebenarnya ada 1 point yang bisa digunakan oleh rekan sejahwat sebagai salah satu cara untuk melakukan pembelaan, yaitu mengajukan / meminta keterangan ahli. Seperti yang tertuang pada ayat 3  Bab 5 Pasal 26 tentang Keterangan Ahli. “dokter yang diadukan dapat  mengajukan / meminta keterangan ahil dengan persetujuan Ketua Majelis Pemeriksa Disiplin” terang dr. Ari. Setelah mempresentasikan semuanya, dr. Ari pun memberikan kesimpulan tentang PAPA ini, yaitu:

 

  1. Anggota POGI Jaya yang mempunyai masalah berkaitan dengan hukum/ etika dapat melaporkan ke jalur organisasi profesi / Ketua POGI Jaya.
  2. PAPA merupakan upaya organisasi dengan dukungan anggotanya, untuk melakukan advokasi dan pengayoman untuk anggota yang sedang mendapat masalah medikolegal.
  3. Organisasi selalu bersikap netral, tidak memihak dan berpegang pada sikap professional untuk melindungi kepentingan anggotanya dan masyarakat melalui Dewan Pertimbangan.

 

 

 DSC_0031

Selesai presentasi, acara dilanjutkan sesi diskusi. Para peserta dipersilahkan bertanya tentang PAPA.  Namun dikarenakan harus mengejar pesawat, dr. Ari Kusuma Januarto, SpOG harus pamit meninggalkan acara lebih dulu. Sesi diskusi pun dilanjutkan oleh dr. Frizar Irmansyah.

 DSC_0047

Setelah mengupas pentingnya peranan PAPA, acara pun berlanjut ke topik utama, yaitu presentasi singkat tentang Tatacara Pengisian Log Book Online. Presentasi topik kali ini dilakukan oleh dr. Botefilia yang dibantu oleh admin website POGI Jaya yang juga pembuat aplikasi Log Book. Dr. Botefilia menerangkan mulai dari awal login website POGI Jaya, mengunduh / download aplikasi LOG BOOK POGI Jaya melalui APPS STORE pada smartphone android para rekan sejahwat, dan langkah-langkah untuk menggunakan aplikasi Log Book seperti login dengan username dan password yang dapat diminta kepada staff POGI Jaya, dan cara menginput data P2KB nya.

Kemudian dr. Botefilia mempersilahkan para rekan sejahwat untuk bertanya apabila masih ada yang belum dimengerti tentang aplikasi Log Book.

 

DSC_0057Acara pun dilanjutkan ke sesi ilmiah dengan tema “Dismenorrhea dan penanganannya” oleh dr. Nurhidayat Kusuma, SpOG (K) dan sesi diskusi.

 

 

 

 

 

DSC_0003Dan sebagai penutup acara Pertemuan komisariat siang hari ini adalah pembagian doorprizes yang dibagikan kepada 7 rekan sejahwat yang beruntung. Setelah pemberian doorprizes acara pertemuan dengan Komisariat Wilayah Jakarta Timur pun berakhir.