Minggu pagi yang cerah, suasana di lantai 27 Wisma BNI Gatot Subroto Jakarta ini terlihat cukup ramai. Anggota POGI Jaya yang memiliki hobby photografi hari ini berkumpul untuk mengikuti workshop dasar-dasar photografi yang diadakan sendiri oleh POGI Jaya untuk para anggotanya yang memiliki hobby yang sama atau bagi yang hanya ingin sekedar bisa jeprat-jepret, istilah kerennya.

workshop Photografi
Workshop yang dimulai sejak pukul 9 pagi ini mengundang seorang pembicara photografer profesional yang cukup lama malang melintang di dunia photografi. Beliau adalah Mukri Sulaiman, A.FPSI.

Dalam materinya yang berjudul “Lebih Baik Motret, Motret Lebih Baik, Baik Motret Lebih”, beliau memulai dengan pengenalan tipe-tipe kamera digital kepada peserta workshop yang hadir. Seperti SLR Camera, SLR Camera with built-in lens (Prosumer), Compact Camera (Kamera poket), SLT, dan yang terbaru yaitu Mirorless.

 

 

Mukri Sulaiman, A.FPSI

Mukri Sulaiman, A. FPSI

Setelah menjelaskan segala tipe kamera digital, Mukri Sulaiman melanjutkan materi tentang istilah-istilah dalam photografi. Yang pertama, beliau menjelaskan tentang Exposure. Exposure adalah cahaya yang ditangkap oleh sensor pada kamera yang akan mempengaruhi terang-gelapnya sebuah foto. Dalam Exposure ada dua istilah, yaitu Under-Exposure yang berarti terlalu sedikit cahaya yang ditangkap sensor kamera yang akan berdampak pada hasil foto yang gelap. Lalu ada istilah Over-Exposure, yang artinya cahaya yang ditangkap sensor terlalu banyak dan dampak pada hasilnya sudah tentu foto akan menjadi terlalu terang. Lalu beliau menjelaskan istilah-istilah Aperture / diafragma, Shutter speed, komposisi, dan angle pengambilan foto. Setelah menjelaskan berbagai materi tentang dasar-dasar photografi yang diselingi oleh Tanya-jawab oleh para anggota yang hadir, Mukri Sulaiman menutup sesi pertama dengan memberikan sebuah quote “Photografi itu: 90% memperhatikan, 10% mengambil gambar”. “Karena memoto itu mudah dan cepat, tapi melihat dan memperhatikan keadaan dengan baik sebelum memoto yang lama”, lanjut beliau.

 

Photo Session

Photo Session

Acara memasuki sesi kedua, yaitu praktek foto secara langsung yang objek-objeknya sudah di set-up oleh team dari Mukri Sulaiman. Ada 3 objek yang sudah disiapkan, yaitu rangkaian bunga, drop water, dan setting lighting untuk foto model. Terlihat sekali para peserta workshop sangat antusias untuk menjepret objek-objek tersebut. Terlihat juga Pak Mukri memperhatikan dan membimbing para peserta yang membutuhkan saran-saran untuk mendapatkan hasil foto yang baik.

 

 

Analisa Hasil foto

Setelah sesi foto yang diselingi makan siang, acara dilanjutkan pada sesi Analisa hasil foto yang baru saja di jepret oleh para peserta tadi. Pak Mukri meminta kepada peserta foto-foto yang ingin di analisa atau ditanyakan perihal hasil foto tersebut. Dan cukup banyak foto yang diminta untuk di analisa dan meminta masukkan dari Pak Mukri.

Sekian waktu berlalu, workshop pun berakhir. Banyak sudah ilmu yang bisa di dapatkan dari workshop hari ini bersama Bapak Mukri Sulaiman. Para peserta workshop yang hadir pun tampak puas dengan pengetahuan tentang photografi yang bertambah. Untuk yang belum bisa hadir atau ingin mulai belajar jepret-menjepret, mungkin lain waktu dapat ikut belajar bersama mendalami salah satu hobby yang ada di POGI Jaya ini.